biem.co – Udara dingin menyapa pagi, sahut menyahut suara ayam berkokok membangunkan setiap mata yang terlelap sekaligus pertanda matahari mulai menyinari bumi. Embun yang sedari malam bergantungan di dedaunan mulai berguguran, tetapi tidak dengan harapan karena sejatinya hal tersebut digantung setinggi langit.
Pagi itu, suasana sejuk seolah menusuk daging hingga ketulang-belulang. Seteguk kopi pantasnya menjadi teman yang menghangatkan. Setelah seteguk seruputan kopi itu, dari kejauhan, terlihat sekelompok tubuh berbadan tegap memasuki desa Telaga Luhur yang menyuguhkan hawa dingin. Mereka mengenakan atribut lengkap, mulai baret, seragam serta membawa perlengkapan perang.
Beberapa pasukan elit itu kian mendekat, mereka mempunyai misi-visi operasi khusus di bawah komando pimpinan. Setelah beberapa saat diperhatikan dengan seksama, ternyata mereka adalah Personel Kodim 0602/Serang, Yonzipur dan Cakra Kostrad yang membawa senjata berupa pacul, wagon, dan ‘perlengkapan perang’ lainnya.
Adapun ‘perlengkapan perang’ itu semata-mata untuk menjalankan tugas mulia yang telah diprogramkan dalam TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-115 tahun 2022. ‘Alat perang’ yang dibawa tim khusus tersebut tidak digunakan untuk menyerang musuh atau benteng pertahanan lawan, tetapi digunakan untuk kemajuan dan mewujudkan cita-cita yang telah lama diidamkan warga.
Program TMMD Kodim 0602/Serang diketahui menjadi kegiatan yang bakal menunjang semua aspek kehidupan masyarakat. Karena dengan peningkatan infrastruktur akan mendorong roda perekonomian, yang berdampak baik pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, pendidikan maupun sosial masyarakat.
Demikian disampaikan Wakil Bupati Serang, Pandji Tirtayasa pada saat pembukaan TMMD Kodim 0602/Serang, di Lapangan Sepakbola Desa Telaga Luhur, Kecamatan Waringin Kurung, Kabupaten Serang, Selasa (11/10/2022).
Pandji mengatakan, peningkatan infrastruktur merupakan kegiatan prioritas pembangunan yang akan dilaksanakan oleh Kabupaten Serang. Pemda Serang sendiri men-suport anggarkan sebesar Rp1,2 miliar dari APBD.
Wakil Bupati Serang menyampaikan rasa bahagia, bangga atas akan dilaksanakannya kegiatan TMMD Kodim 0602/Serang yang akan berlokasi di Desa Telaga Luhur, Kecamatan Waringin Kurung, itu.
Sementara Dandim 0602/Serang, Letkol Arm Fajar Catur Prasetyo menuturkan, pada program TMMD le-115, ada beberapa program yang dilakukan. Diantaranya betonisasi jalan sepanjang meter dengan lebar 2,5 – 4 meter sebanyak 2 titik, tembok penahan tanah (TPT) sepanjang 115 meter dengan kedalaman 0,7 – 1,2 meter Selanjutnya pembangunan MCK, gorong-gorong, RTLH, Baksos, dan kegiatan lainnya.
“Pelaksanaan TMMD ke 115 yang di lakukan oleh Kodim Serang merupakan Program TNI yang bekerja sama dengan pemerintah daerah untuk membangun desa, dan meningkatkan infrastruktur di wilayah Kodim 0602/Serang dan diharapkan bisa berdampak positif pada aspek kehidupan masyarakat.
Sementara, Kasdam III Siliwangi Brigjen TNI Windjanarko mengatakan, program TMMD ini diadakan sebagai dedikasi TNI dalam membangun negeri yang targetnya sebagai upaya untuk mensejahterakan masyarakat di desa dan akan dilaksanakan selama satu bulan ke depan.
Danrem 064/MY, Brigadir Jenderal TNI Tatang Subarna menuturkan, TMMD ini merupakan program rutin setiap tahun yang direncanakan melalui musyawarah perencanaan pembangunan.
“Titik lokasi dari program TMMD tidak asal tunjuk, tetapi berdasarkan hasil musyawarah yang melibatkan semua stakeholder,” ucapnya.
Menurut Danrem, dikarenakan TNI lahir dari masyarakat, tentunya TMMD menjadi metode untuk terus mempererat hubungan dengan masyarakat.
Program Yang Menjadi Titik Berat Kodim 0602/Serang
Sejumlah pembangunan fisik tengah dikerjakan Kodim 0602/Serang pada program TMMD ke-115 Tahun 2022 di Desa Telaga Luhur, Kecamatan Waringin Kurung, Kabupaten Serang, Selasa 11 Oktober 2022.
Dandim 0602/Serang, Letkol Arm Fajar Catur Prasetyo menuturkan, program yang dilakukan bersama masyarakat ini diantaranya betonisasi jalan sepanjang meter dengan lebar 2,5 – 4 meter sebanyak 2 titik.Kemudian tembok penahan tanah (TPT) sepanjang 115 meter dengan kedalaman 0,7 – 1,2 meter, pembangunan MCK, gorong-gorong, RTLH, Baksos, dan kegiatan lainnya.
“Pelaksanaan TMMD ke 115 yang di lakukan oleh Kodim Serang merupakan Program TNI yang bekerja sama dengan pemerintah daerah untuk membangun desa, dan meningkatkan infrastruktur di wilayah Kodim 0602/Serang,” katanya.
Dandim menilai, dengan peningkatan infrastruktur akan mendorong roda perekonomian, yang berdampak baik pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, pendidikan maupun sosial masyarakat.Ia berharap, program TMMD ke-115 Kodim 0602/Serang bisa berdampak positif pada aspek kehidupan masyarakat, dan bisa menunjang semua aspek kehidupan masyarakat.
Ditemui di lokasi, Danrem 064/MY, Brigadir Jenderal TNI Tatang Subarna mengatakan, TMMD ini merupakan program rutin setiap tahun yang direncanakan melalui musyawarah perencanaan pembangunan.
“Yang jelas pada program TMMD ini Insya Allah akan berdampak positif kepada masyarakat, baik dari sisi pembangunan fisik maupun non fisik,” terangnya.
Sementara, Kasdam III Siliwangi Brigjen TNI Windjanarko mengatakan, program TMMD ini diadakan sebagai dedikasi TNI dalam membangun negeri.”Program TMMD ini targetnya sebagi upaya untuk mensejahterakan masyarakat di desa,” katanya.
TMMD ke 115 tahun 2022 juga merupakan bentuk jawaban dari petunjuk Presiden RI mengenai “Mengentaskan kemiskinan secara masif melalui pembangunan infrastruktur yang ada di Desa”.
“TMMD merupakan Operasi Bakti TNI yang dilaksanakan secara terpadu dan lintas sektoral bersama Kementerian/LPNK, Pemda dan komponen masyarakat sebagai upaya mendukung percepatan pembangunan di wilayah,” tegas Pangdam.
Pangdam berharap kepada masyarakat sekitar agar infrastruktur yang sudah terbangun nanti tetap dipelihara, mengoptimalkan pemanfaatannya serta harus bisa menggandeng potensi potensi wilayah sebagai suatu hal yang baru seperti tempat wisata, pertanian dan perkebunan.
“TMMD merupakan Operasi Bakti TNI yang dilaksanakan secara terpadu dan lintas sektoral bersama Kementerian/LPNK, Pemda dan komponen masyarakat sebagai upaya mendukung percepatan pembangunan di wilayah,” tegas Pangdam.