biem.co – Meski kasus Covid-19 di Indonesia menunjukkan penurunan signifikan, masyarakat tetap diminta untuk meningkatkan disiplin protokol kesehatan (prokes) dan mempertahankan kewaspadaan.
Hal itu disampaikan Juru Bicara Pemerintah untuk Covid-19 dan Duta Adaptasi Kebiasaan Baru, dr. Reisa Broto Asmoro.
“Langkah yang terbaik memang mempertahankan apa yang sudah dicapai, bukan menurunkan kewaspadaan,” ucap dr. Reisa, dikutip Senin (20/9/2021).
Berdasarkan pengamatan Komite Penanganan Covid‑19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) serta mitra kerjanya, seperti UNICEF dan WHO Indonesia, terang dr. Reisa, perkembangan kasus Covid-19 sangat ditentukan oleh wilayah satelitnya.
Oleh karenanya, ia mengimbau masyarakat untuk menghindari sikap egois dalam melakukan mobilitas, terutama malam hari. Ia juga mengajak untuk melakukan skrining pribadi sebelum bepergian dan terus disiplin protokol kesehatan.
“Kelengahan melonggarkan disiplin akan mengarah ke naiknya level PPKM, yang berujung penutupan ruang publik, seperti mal dan bioskop yang minggu ini baru dibuka kembali di wilayah level 2, serta Pembelajaran Tatap Muka yang sudah diujicobakan sejak 30 Agustus 2021,” katanya.
“Jangan sampai lalai satu-dua orang, seluruh warga sampai anak kita yang sedang gembira sekolah lagi, jadi sengsara karena kita. Yuk, bisa untuk Indonesia,” sambung dr. Reisa. (happy)