LEBAK, biem.co — Sobat biem, musibah banjir kembali terjadi, Minggu (6/12/2020) di Kabupaten Lebak. Berdasarkan data yang dihimpun oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lebak, pada pukul 17.00 WIB, sebanyak 1.200 rumah yang tersebar di beberapa kecamatan dilaporkan terendam banjir.
Plt Kepala BPBD Lebak, Ferry Rizki Pratama mengungkapkan, hujan yang mengguyur Lebak sejak pukul 05.00 WIB dini hari tadi, mengakibatkan sejumlah sungai meluap.
“Selain menyebabkan banjir, juga terjadi tanah longsor yang mengakibatkan 13 rumah rusak berat, 5 rumah rusak sedang, dan 11 rumah rusak ringan,” ungkapnya.
Berikut update sementara banjir di Kabupaten Lebak, pukul 17.00 WIB.
Lokasi Banjir:
- Kecamatan Wanasalam: Desa Ketapang, Desa Karang Pamindangan, Desa Bejod dan Desa Cisarap (153 rumah);
- Kecamatan Cijaku: Desa Cipalabuh, Desa Kapunduhan, Desa Cihujan, Desa Kandangsapi dan Desa Mekarjaya (82 rumah);
- Kecamatan Cigemblong: Desa Peucangpari (3 rumah);
- Kecamatan Malingping: Desa Bolang, Desa Katapang, dan Desa Rahong (27 rumah).
- Kecamatan Cirinten: Desa Kadudamas (34 rumah);
- Kecamatan Bojongmanik: Desa Harjawana (25 rumah);
- Kecamatan Leuwidamar: Desa Wantisari, Desa Sangkanwangi, Desa Lebak Parahiang, dan Desa Leuwidamar (373 rumah);
- Kecamatan Gunungkencana: Desa Cimanyangray (50 rumah);
- Kecamatan Banjarsari: Desa Tamansari, Desa Umbul Jaya, Desa Keusik, Desa Kertarahayu (419 rumah);\
- Kecamatan Cileles: Desa Parungkujang (9 rumah);
- Kecamatan Cimarga: Desa Sangkanmanik, dan Desa Girimukti (40 rumah).
Lokasi Longsor:
- Kecamatan Muncang: Desa Cikarang, Desa Jagaraksa, dan Desa Giri Jagabaya (5 rumah rusak ringan dan 2 rusak sedang);
- Kecamatan Lebak Gedong: Desa Lebak Gedong (4 rumah rusak ringan);
- Kecamatan Cirinten: Desa Karangnunggal dan Desa Cirinten (13 rumah rusak berat, 2 rusak ringan);
- Kecamatan Cipanas: Desa Pasir Haur (1 rumah rusak sedang); dan
- Kecamatan Leuwidamar: Desa Sangkanwangi (2 rumah rusak sedang).
Akibat Bencana:
- 14 Kecamatan, serta 37 desa terdampak;
- 1.200 rumah terendam banjir; dan
- 29 rumah rusak akibat longsor
Kerusakan Infrastruktur:
- Jalan amblas sepanjang kurang lebih 10 meter di ruas Jalan Kabupaten (Muncang-Leuwidamar), tepatnya di Kampung Warunglame, Desa Tanjungwangi, Kecamatan Muncang;
- Kerusakan pada bangunan Sekolah Dasar (SD) 1 fillial di Kampung Sinarjaya, Desa Girig Jagabaya, Kecamatan Muncang;
- Jalan Poros Desa Mekarmanik di Kampung Sukamaju, Kecamatan Bojongmanik amblas sepanjang 10 meter; dan
- Jembatan Gantung Permanen yang menghubungkan Desa Sangiang dan Desa Bolang, Kecamatan Malingping, ambruk.
Korban Jiwa:
Tiga orang hanyut di Sungai Cilangkahan II. Dua orang berhasil ditemukan, dan satu orang atas nama Apud (17) masih dalam pencarian. (Arief)