KOTA SERANG, biem.co – Ingin tingkatkan pembangunan infrastruktur, Pemerintah Kota (Pemkot) Serang meminta bantuan keuangan (bankeu) dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten ditambah jadi tiga kali lipat.
Keinginan tersebut diungkapkan oleh Wali Kota Serang Syafrudin kepada awak media diruang kerjanya, Selasa (1/10/2019) kemarin.
Ia mengatakatan pada tahun 2019, Pemkot Serang mendapatkan bankeu senilai Rp40 miliar dan dialokasikan untuk pembangunan pelayanan dasar (peldas) seperti infrastruktur pendidikan, infrastruktur jalan, kawasan penunjang wisata (KPW) Banten Lama, dan pelayanan kesehatan.
“Dana bankeu itu sebenarnya dibagi ke empat OPD yang besar, pembangunan infrastruktur, pendidikan, dan kesehatan,” katanya.
Syafrudin berharap kepada Pemprov Banten agar dapat menambah bankeu untuk Kota Serang hingga tiga kali lipat atau sekitar Rp120 miliar untuk tahun 2020 mendatang.
“Kami berharap dibedakan dengan kabupaten/kota lain, karena Kota Serang merupakan ibu kota yang baru lahir, yang perlu perhatian. Oleh karena itu kami berharap bantuannya paling tidak minimal tiga kali lipat dari tahun ini mudah-mudahan sampai Rp120 miliar,” harapnya.
Lebih lanjut Syafrudin menyebutkan, bila diamini anggaran tersebut akan dialokasikan untuk pembangunan infrastruktur pelayanan dasar (peldas).
“Semuanya akan kami alokasikan untuk infrastruktur baik kesehatan, pendidikan, jalan, persampahan, dan penuntasan pembangunan KPW,” imbuhnya.
Hal senada juga dikatakan Ketua DPRD Kota Serang Budi Rustandi. Pihaknya berharap bankeu untuk Kota Serang pada tahun 2020 mendatang ditambah.
“Kalau Rp40 miliar itu tidak perhatian terhadap ibu kota provinsi. Dengan anggaran segitu Bagaimana mau maju ibu kota. Layaknya Kota Serang itu mendapatkan bankeu sekitar Rp100-Rp200 miliar karena banyak pembangunan fisiknya yang belum merata akibat terkendala anggaran,” pungkasnya. (iy)