TANGSEL, biem.co – Banyak ditemukan peserta BPJS yang datang ke kantor cabang BPJS Kesehatan termasuk ke kantor kabupaten hanya untuk mendaftar atau mengubah data faskes saja.
Sementara itu, padahal, menurut pihak BPJS dengan menggunakan HP Android bisa mendaftar peserta BPJS dengan mendownload aplikasi mobile JKN.
Hal tersebut dijelaskan Deputi Direksi BPJS Kesehatan Wilayah Banten, Kalimantan barat dan Lampung, Dr. Fachrurrazi saat diskusi bersama media di Rumah Makan Kayu, Serpong, Kota Tangerang Selatan, Jumat (09/11).
“Yang mau mengubah data faskesnya, ga usah jauh-jauh dan capek-capek datang ke kantor cabang, penuh jadi sumpek kalo ke kantor cabang, cukup dengan menggunakan HP Android,” jelas Fachrurrazi.
Fachrurrazi juga menuturkan, kemudahan dengan sistem online selain untuk merubah data, juga bisa untuk mendaftar menjadi peserta BPJS Kesehatan lewat HP android dengan aplikasi Mobile JKN.
“Saya lihat kasian ibu-ibu dan bapak-bapak mengantri untuk daftar BPJS. Padahal daftar di hape juga bisa, makanya di BPJS kami buat video untuk pendaftaran yang mudah,” ungkapnya.
Ia menjelaskan, yang tidak bisa menggunakan HP, data Peserta Bantuan Iuran (PBI) APBN, untuk mengubahnya harus oleh orang BPJS Kesehatan.
“Nah ini salah satu programnya, kita sedang membuat jadwal. Jadi bukan yang menerima PBI nya yang datang ke kantor, kami pengennya datang terjadwal ke masing-masing desa, jadi desanya yang ngasih tahu,” tandasnya .
“Penduduk yang mau mengubah data nama boleh pesertanya datang ke kantor BPJS atau kalau sekaligus orang di desa tersebut banyak yang mengganti nama, orang BPJS yang datang, ini yang sedang kita jalankan,” imbuhnya.(Iqbal/red)