biem.co – Tidak mudah menghibur orang dengan karya, termasuk lewat band. Perlu menyatukan berbagai macam karakter hingga pendapat dari masing-masing orang menjadi satu kepala. Seperti halnya band satu ini, Discri-Discri.
Iip Midun, Vokalis Discri-Discri menuturkan, dalam menjaga eksistensi di industri musik lokal Banten, band yang beraliran kiya punk and skin ini selalu ikut dan aktif dalam bentuk event apapun, terus kompak, serta selalu bersilaturahmi bersama musisi-musisi lainnya di Banten.
“Tidak lupa juga untuk terobosan inovasi dengan memberikan kebahagiaan. Misalkan, band lain bagikan stiker, kaset CD, baju, tapi kita bagikan lebih dari itu, seperti makanan ringan dan berat, sendal, kopi, lain-lainnya,” terang Midun.
Ia melanjutkan, Discri-Discri juga punya proses dalam berkarya, yakni membuat lagu tentang kehidupan sekitar yang mudah diingat. ”Kita juga menfaatkan brand-brand untuk promo di setiap perform serta membagikan barang-barang promonya. Terus, kita selalu aktif di medsos terkait jadwal Discri-Discri,” ungkapnya.
Dikatakan Midun, Discri-Discri saat ini tengah dipadatkan dalam mengisi event besar, yakni 10-12 November 2018 di acara Labuan Culture Festival dan bulan Desember 2018 di Banten Indie Clothing.
Midun mengaku bersyukur meskipun dipadatkan jadwal manggung dan semua personil sudah bekerja, seluruh personilnya tetap menjaga komunikasi. Bahkan, mereka juga tak melupakan latihan, berkomitmen, serta menyediakan waktu satu hari dari tujuh hari waktu untuk membahas band.
Baca Juga
Kepada Sobat biem yang ingin eksis menjadi musisi, Midun pun memberikan sarannya. “Berikan penampilan yang berbeda dari band lain, agar penonton pulang ke rumah setelah melihat penampilan kita selalu terbayang-bayang,” paparnya.
Ia berharap, Discri-Discri bisa selalu bersama dan memberikan hiburan. “Untuk musisi Banten, terus kompak dan buat wadah yang saling support antar band,” tutupnya. (dion/red)