KabarOlahraga

Kenalan Yuk dengan Bhin Bhin Atung dan Kaka; Maskot Asian Games 2018

biem.co – Setiap perhelatan olahraga akbar, tak lengkap tanpa maskot sebagai identitas dari tuan rumah dan acara itu sendiri. Begitu pula Asian Games 2018 yang mana tahun ini mengangkat tema “Energy of Asia”.

Setelah Drawa (maskot Asian Games 2018 sebelumnya) ditolak publik, akhirnya pilihan tertuju pada Bhin Bhin, Atung dan Kaka. Sobat biem, mau tau perjalanan mereka hingga menjadi maskot? Simak kisahnya berikut ini.

Perusahaan studio grafis, “Feat” berhasil menjadi pemenang logo dan maskot Asian Games 2018 dari Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf). Seperti dilansir dari cnnindonesia.com, pembuatan logo dan maskot ini hanya diberikan waktu 3 minggu sehingga lumayan menguras pikiran.

“Tim kami berjumlah 6 orang semua ikut terlibat dan fokus dalam projek ini. Kesulitannya selain dari skala, yaitu dari pengetahuan kami tentang Asian Games,” ujar Jefferson Edri selaku Direktur Kreatif Feat.

Lebih lanjut Jefferson menuturkan, Ia dan tim berusaha mencari tahu bagaimana perhelatan event ini dari tahun ke tahun dan sejarah dibalik Asian Games itu sendiri.

“Tetapi waktu yang diberikan pada kami pun tidak banyak, seandainya kami tahu banyak mengenai itu, mungkin hasilnya lebih bagus,” imbuhnya.

Terdapat 3 maskot yang menggambar energi berbeda mempresentasikan energi yang terdapat pada Asian Games.

Pertama yaitu Bhin Bhin seekor burung Cendrawasih asli Papua jenis Paradisaea Apoda. Bhin Bhin adalah representasi strategi. Bhin Bhin mengenakan rompi yang bercorak Asmat batik.

Kedua, Atung yaitu seekor Rusa Bawean (Hyelaphus Kuhlii) asli Sulawesi mengenakan sarung batik parang yang mempresentasikan kecepatan.

Terakhir terdapat seekor badak bercula satu asli daerah Ujung Kulon, Pandeglang Banten (Rhinoceros sondaicus) adalah representasi kekuatan.

Nama Bhin Bhin, Atung dan Kaka sendiri diambil dari semboyan Indonesia ”Bhineka Tunggal Ika” yang berarti berbeda-beda namun satu jua. Ketiga maskot ini pun berarti keberagaman suku, bahasa, etnis, dan kebudayaan.

“Jadi kami memang mengedepankan semboyan Indonesia sendiri yang cocok dengan perhelatan Asian Games yang terdiri dari berbagai negara, bahasa dan kebudayaan, pungkas Jefferson. (rai)

Editor: Esih Yuliasari

Tulisan yang Tak Kalah Menarik

Back to top button