Teknologi

Pengguna Twitter, Segera Ganti Password Anda Sekarang Juga

biem.co Baru-baru ini, Twitter sempat mengalami masalah karena adanya sebuah bug yang menyebabkan platform tersebut tak berfungsi. Selama ini, password (kata sandi) yang ditetapkan untuk akun Twitter para pengguna, telah menggunakan teknologi yang bisa menyamarkan password, sehingga tidak seorang pun di perusahaan dapat melihatnya.

Namun, bug yang ditemukan perusahaan ini ternyata menyebabkan password bisa disimpan tanpa disamarkan. Dalam blog resmi Twitter, Chief Executive Officer Parag Agrawal menyebut pihaknya telah memperbaiki bug tersebut. Dalam penyelidikannya, ia mengatakan tidak ada indikasi pelanggaran atau penyalahgunaan oleh siapapun.

“Karena sangat berhati-hati, kami meminta Anda mempertimbangkan untuk mengubah password. Anda dapat mengubah password Twitter kapan saja dengan membuka halaman pengaturan password,” ungkapnya.

Diketahui, password sendiri disimpan perusahaan melalui proses yang disebut dengan hashing dengan menggunakan fungsi yang dikenal sebagai bcrypt—yang menggantikan password actual dengan serangkaian angka dan huruf acak yang disimpan dalam sistem Twitter.

Menurut Parag, hal ini memungkinkan sistem perusahaan dapat memvalidasi kredensial akun para pengguna tanpa mengungkapkan password mereka.

“Karena bug, password ditulis ke log internal sebelum menyelesaikan proses hashing. Kami menemukan kesalahan ini sendiri, menghapus password, dan menerapkan rencana untuk mencegah bug ini terjadi lagi,” jelasnya.

Agar terhindar dari penyalahgunaan, pihak Twitter meminta para pengguna melakukan beberapa langkah untuk menjaga keamanan akunnya, seperti berikut:

  1. Ubah password di Twitter dan di jejaring lain, di mana Anda mungkin menggunakan password yang sama.
  2. Gunakan password yang kuat yang tidak Anda gunakan kembali di situs web lain.
  3. Aktifkan verifikasi log in. ini adalah tindakan terbaik yang dapat Anda lakukan untuk meningkatkan keamanan akun Anda.
  4. Gunakan pengelola password untuk memastikan Anda menggunakan password yang kuat dan unik di mana saja.

“Kami sangat menyesal bahwa hal ini terjadi. Kami mengakui dan menghargai kepercayaan Anda berikan kepada kami, dan berkomitmen untuk mendapatkan kepercayaan itu setiap hari,” tutupnya. (HH)

Editor : Redaksi

Berikan Komentar