Teknologi

Tak Mampu ke Mars, NASA akan Lebih Dalam Eksplorasi Bulan

Rencananya, NASA akan mendaratkan manusia di Mars pada tahun 2030

biem.co — Sudah bertahun-tahun lamanya, Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) telah menyampaikan keinginan serta rencana untuk mengirimkan manusia ke Mars.

Dilansir liputan6.com, NASA berencana akan mendaratkan InSight pada 2018 yang bertujuan untuk mempelajari bagian dalam planet Mars.

Pada 2020 sebuah rover juga akan didaratkan untuk mencari tanda-tanda kehidupan dan mengerjakan beberapa pekerjaan dasar untuk misi berawak, tujuan akhir proyek ini kemudian NASA akan mendaratkan manusia di Mars sekitar tahun 2030.

Namun, Associate Administrator for Human Exploration and Operations untuk NASA, William H Gerstenmaier, baru saja mengumumkan bahwa organisasinya tidak mampu mengirimkan manusia ke planet merah tersebut dengan anggaran saat ini.

Dikutip dari Sciencealert, dalam rapat American Institute for Aeronautics and Astronautics, Gerstenmaier mengatakan bahwa ia belum bisa memastikan kapan manusia dapat dikirim ke Mars. Alasannya adalah tingkat anggaran yang ada tidak memenuhi, dan NASA tidak punya sistem permukaan yang tersedia di Mars.”

Pengakuan Gerstenmaier pun menjadi tamparan keras bagi Wakil Presiden Amerika Serikat, Mike Pence yang baru saja diangkat menjadi ketua dewan antariksa nasional (NSC).

Dalam kunjungannya ke Kennedy Space Center milik NASA, Pence juga bersumpah akan meletakkan “sepatu boot Amerika” di Mars.

Untuk itu, langkah NASA berikutnya akan bergantung pada pendanaan. Namun, Gerstenmaier telah mengindikasikan ketertarikan NASA terhadap misi eksplorasi bulan yang lebih mendalam. Tidak hanya membangun Deep Space Gateway di orbit bulan sebagai titik peluncuran, dia berkata bahwa stasiun luar angkasa tersebut juga bisa digunakan untuk mendukung program permukaan bulan yang lebih luas. (iqbal)

Editor: Redaksi

Tulisan yang Tak Kalah Menarik

Back to top button